Asuransi juga mempunyai kelemahan maka perlu dipertimbangkan, namun dalam mengelola usaha juga harus memikirkan resiko yang harus di hadapi walaupun ada kelenahan asuransi yang harus dipertimbangkan, jarena kitta harus mempunyai asuransi untuk usaha kita.
Sebagai wirausaha yang baik, sevelum berwira usaha harus memikirkan resiko yang dihadapi dan jg memikikjan cara untuk menanggukangi resiko tersebut. Pada janan sejarang banyak orang mengerti dari rediko usaha, sehingga mereka nembuat strategi agar resiko yang dihadapi tidak menimbulkan kerugian yang sangat besar.
A. Jenis-jenis Resiko
1. Resiko Murni
adalah resiko yang menimbulkan kerugian tidak mungkin menimbulkan keuntungan risiko murni terjadi karena ketidak sengajaan dan tidak dapat dicegah. Contoh:
- kerugian akibat pencurian
- kerugian akibat mogok karyawan
- kerugian karena mark up anggaran
2. Resiko Spekulatif adalah beresiko yang diambil karena sengaja atau sadar oleh wirausaha dan memiliki
dua kemungkinan hasil yaitu keuntungan atau Kerugian. Contohnya :
- membeli barang dengan mata uangasing
-membeli mobil tanpa diasuransikan akan mengandung resiko spekukatif, yaitu bila Mengalami musibah perusahaan akan mengalami kerugian.
Jika dilihat dari dampak usahanya, resiko dibeda
Kan menjadi resiko sistemstik dan resiko spesifik.
1. Resiko Sistematik adalah risiko yang mempunyai dampak lebih kompleks dibandingjan risiko murni dan resiko Spekulatif, contoh:risiko akibat krisis moneter
2. Resiko Spesifik adalah risiko yang mempunyaidampak khusus dan tidak dapat dihindari,tapi dapat diminimalisasi tingkat resikonya contoh : risiko akibat limbah.
Ada 3 penyebab alasan kegagalan bisnis yaitu :
1. Terjun ke dunia bisnis terlalu cepat. Mereka terjun kedalam suatu pekerjaan baru Yang mengandung resiko tergesa-gesa tanpa lakukan perencanaan bisnis yg matang tidak
melakukan analisis SWOT.
2. Mereka kehabisan modal Perencanaan/perkitaan kebutuhan kas adalah hal yang paling prioritas dlm bisnis dan dalam ini kita mempunyai target tanpa keluar dari rencana yang sdh ditentukan sehingga wirausaha bisa mengontrol anggaran apa saja yang kan. Dengan begitu kita tdk akan dikeluar mengalami faktor kehabisan uang
3. Kegagalan perencanaan agar tidak mengalami kegagalan dalam bisnis hal yang yang didahulukan adalah sebuah rencanaan yg secars nyata dsn bisa dikonsep melalui tulisan. Dengan itulah wirausaha yang terdorong untuk berorientasi pada tugas dan hasil untuk masa depan yg lebih baik.
